Eks Pramugari Buka-bukaan soal Sif Kerja, Gaji Hingga Bonus

Jakarta – Mantan pramugari Virgin Australia Ashlee Rogers mengungkapkan realita pekerjaannya. Mulai dari jam kerja, sistem sif, sampai gaji dan bonus menggiurkan yang diterima.
Rogers bekerja selama 12 bulan pada maskapai itu dan memulainya pada 2022. Sebelum bertugas, dia menjalani pelatihan intensif selama enam pekan. Perempuan asal Melbourne itu mengungkapkan pengalaman itu melalui akun TikTok miliknya.

Rogers menyebut menjadi pramugari di Virgin Australia banyak senangnya. Perusahaan itu memiliki sistem yang terstruktur dan budaya yang sip serta memberikan fasilitas oke kepada karyawan. Hanya saja, dia tidak cocok dengan sistem kerja sif, yang memang mau tidak mau harus dijalankan.

“Saya berhenti terutama karena kurangnya fleksibilitas dalam pekerjaan,” kata Rogers kepada news.com.au.

“Penerbangan melibatkan kerja sif dan kami harus siaga 24/7. Ini adalah industri yang sangat terstruktur,” kata perempuan 27 tahun itu.

Bagian tersulit dari kerja sif itu adalah dia menjadi sering melewatkan acara-acara penting bersama keluarga dan teman dekat, seperti ulang tahun dan Natal. Selain itu, badannya sulit beradaptasi dengan perubahan waktu kerja dan ketinggian.


“Pekerjaan sif juga bisa melelahkan apalagi bekerja di ketinggian 38.000 kaki sepanjang hari. Suatu hari kalian memulai kerja pada jam 05.00 dan menyelesaikannya pada tengah hari. Kemudian, keesokan harinya kalian dapat memulai pada pukul 14.00 dan selesai pada larut malam,” dia menambahkan.

“Kelelahan adalah hal yang sangat umum dalam dunia penerbangan dan saya sulit beradaptasi. Anda harus memprioritaskan kesehatan dan tidur Anda agar tidak menyebabkan kelelahan,” kata dia lagi.

Rogers menegaskan bahwa dia sama sekali tidak berniat untuk mempengaruhi orang yang ingin menjadi pramugari dengan video yang dipostingnya itu. Tetapi, dia berharap mereka yang ingin menjadi pramugari bisa memperhitungkan risiko bekerja sebagai kru kabin.

“Ini pekerjaan serius dengan banyak tanggung jawab, tapi juga menyenangkan,” kata dia.

“Bertemanlah, jelajahi tempat-tempat baru, tetapi jagalah diri Anda sendiri dan prioritaskan kesehatan dan tidur Anda,” dia menambahkan.

Gaji Besar dan Bonus Menggiurkan
Video itu menjadi viral dan mendapatkan berbagai komentar. Salah satunya menanyakan tentang gaji pramugari Virgin Australia.

Rogers menjawab pertanyaan itu dalam video berikutnya. Dia bilang rata-rata penghasilannya adalah USD 1000 atau Rp 15,5 seminggu setelah dipotong pajak.

“Tetapi saya tidak sering bekerja lembur dan bukan masuk jajaran pekerja dengan upah paling banyak,” kata dia.

“Jam kerja maksimal kami adalah 144 jam per bulan. Tapi itu tergantung kepada jam kerja yang sudah dihabiskan, apakah mencapai 144 jam itu,” ujar dia.


“Jika Anda melakukan sif yang lebih pendek dan tidak menginap maka jam kerja kemungkinan besar akan kurang dari itu. Orang-orang yang bekerja lebih lama, lebih banyak menginap, cenderung mencapai 144 jam per bulan, yang rata-rata sekitar 36 jam per minggu,” dia menjelaskan.

Dia mengatakan mereka yang bekerja lebih dari 12 jam sehari akan dibayar lembur. Rogers bilang dia bukan pekerja ambisius. Dia bekerja dalam durasi 10 hingga 13 jam, atau 40 jam per minggu.

“Anda juga dapat memilih untuk bekerja pada hari libur dan itu akan mendapatkan pembayaran tambahan selain gaji Anda,” kata dia lagi.

“Kami mendapat gaji pokok yang tetap sama, baik Anda bekerja 144 jam dalam sebulan atau tidak. Kemudian, bayarannya berbeda-beda tergantung pada berapa lama penerbangannya, karena kami mendapat tunjangan per jam saat kami berada di udara. Jadi, penerbangan yang lebih lama berarti lebih banyak uang,” dia menegaskan.

“Kami akan menerima tunjangan bermalam. Jadi semakin banyak bermalam, semakin banyak uang yang didapatkan. Saya lebih suka bekerja di sektor yang lebih pendek dan lebih sedikit waktu menginap sehingga gaji saya sedikit lebih rendah dibandingkan yang lain,” ujar dia.

Di situs web Virgin Australia, tidak diungkapkan gaji awak kabin, namun dinyatakan: “Awak Kabin Virgin Australia dipekerjakan berdasarkan Perjanjian Tawar-menawar Perusahaan (EBA). Informasi lebih lanjut mengenai remunerasi akan diberikan selama proses perekrutan.”

Pernyataan itu sekaligus menjelaskan pekerjaan berbayar dimulai pada hari pertama pelatihan.

Rogers menambahkan keuntungan terbesar dari pekerjaan itu adalah penerbangan gratis dan diskon besar-besaran tiket pesawat.

“Maskapai penerbangan saya memberikan kredit sebesar USD 1000 yang dapat digunakan untuk penerbangan setiap tahunnya, yang berpotensi dapat digunakan hingga 20 penerbangan gratis tergantung ke mana kita akan pergi,” kata dia. https://kreditmacet.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*